Selasa, 02 April 2013

Menunggu


“Menunggu”. Kata itu sudah tidak asaing bagiku. Awal aku mengenalnya; aku berharap dia akan menjadi milikku untuk selamanya. Kedekatan kita sudah menjadi rahasia umum. Tapi setelah datangnya orang ketiga; semuanya berubah. Hubungan kita  menjauh, sudah tak seperti dulu lagi. Walau begitu aku tetap menunggunya; berharap dia bisa menjadi miliku lagi. 5 tahun sudah aku menunggu, dan pada kenyataannya dia masih bersama dengannya.

Bukannya aku munafik, tapi aku tidak ingin menjadi penghancur hubungan kalian. Biarlah waktu yang menjawab semua pertanyaan ini. Biarlah aku menunggu hingga pada akhirnya aku lelah sendiri. 1 tahun berikutnya ku putuskan untuk merelakanmu pergi. Tapi perasaan ini tidak pernah berubah. Mungkin detak jantungku ini hanya untuk kamu seorang.Hati ini tidak pernah lelah untuk menunggu, menunggu balasan cinta darimu.

Dan selama 1 tahun ini aku mulai sadar; aku terlalu lama larut dalam cinta yang dia gantungkan padaku. Aku sudah cukup sabar untuk menunggu. Aku hanyalah manusia biasa yang punya batas kesabaran. Tetapi tidak ada satu orangpun yang bisa aku salahkan.

-@dinahaqf-