Senin, 18 Februari 2013

Posted in ,

"Mendapatkan kepercayaan itu sangat sulit. Apalagi mengembalikan kepercayaan seseorang untuk kita."

+Dina Haq @dinahaq 

Senin, 04 Februari 2013

Posted in , ,

Kehadiran seseorang sangat berarti jika sosoknya telah pergi | Paris


Aku dan dia berada di satu universitas dan mengambil jurusan yang sama. Universitas Ecole de Beaux Arts, yang terletak di kota Paris. Dan seperti biasa, aku hanya bisa menatapnya diam-diam dari kejauhan. Walau begitu aku tak perduli. Bagiku bisa melihat wajahmu diam-diam dan mengamati sosokmu adalah kebahagiaan tersendiri bagiku. Walaupun kau tak seperti aku yang berusaha mencari semua tentangmu. Dan itu sama sekali tak mengurangi tekadku untuk mengenalmu lebih dalam. Lebih baik aku melihatmu dari jauh daripada aku tak melihatmu sama sekali. Sosokmu yang ceria membuat banyak orang nyaman dan senang dekat danganmu.

***

Hari yang aku tunggu tiba juga saat ini. Tepat di musim gugur dimana pemandangan dihiasi dengan warna emas. Suhu perlahan-lahan menurun melalui September. Tragedi yang tak sengaja aku lakuakan membuat keberuntungan bagiku. Kehidupanku mulai terasa indah saat kejadian itu terjadi. Aku tak sengaja menabraknya dan membuat nampan yang ada di tangannya jatuh tak terkendali “Bruk!!”. Aku tak sengaja menabraknya. Aku tertengung melihat sosoknya yang begitu indah dimataku. Sungguh sosok seorang wanita yang tak ada dua dimataku. Dia satu satunya orang yang membuatku gila. Hingga membuat aku lupa untuk mengucapkan kata maaf. Tanpa aku sadari dia sedang membungkukan badannya tepat di depan bawah kakiku. Aku hanya menikmati ke indahan yang ada pada dirinya, yang tidak semua wanita lain miliki. Cara dia membungkukan tubuhnya pun terlihat anggun. Sampai akhirnya aku tersadar akan semua tragedi ini aku yang buat, walau aku sudah cukup telat untuk mengucapkan maaf, aku tetap mengucapkan kata maaf itu.
Sepertinya aku akan kena marah olehnya karena telat mengucapkan kata maaf.

Minggu, 27 Januari 2013

Posted in , ,

Air Mata Bunda

Hiks hiks

Aku mencari dari mana suara tangisan itu berasal. Aku mencari di setiap ruangan yang ada di rumahku. Ruang keluarga, dapur, balkon tapi tak ku temui juga. Ada satu reangan yang belum aku cek, yaitu kamar orang tuaku. Tapi aku tak berani untuk masuk. Aku hanya mengecek dari depan pintu kamar orang tuaku. Ternyata benar suara itu adalah suara tangisan ibuku. Akhirnya aku beranikan diri untuk mengintip dari balik pintu. Aku melihat ibuku sedang menangis di atas tempat tidurnya. Aku rasa ibu sedang berusaha untuk menutupi ini dari anak-anaknya. Cara menangisnya pun sangat tak wajar bagiku. Giginya menggigit bibirnya sekuat tenanga. Ibu lebih memilih bibirnya di banding anak-anaknya mengetahui masalah ini. Hatiku rasanya teriris dan sesak melihat ibu seperti ini. Ibu membutuhkan seseorang di sampingnya. Tapi aku terlalu terlalu jaim untuk melakukannya.

Anak apa aku ini yang tak bisa berada di sampingnya, tak bisa mendengarkan keluh kesahnya. Untuk apa aku ada di bumi sedangkan aku tak bisa melakukan apa-apa untuk ibuku sendiri. Ingin rasanya aku memaki orang yang telah membuat ibuku menangis.Tapi aku tak bisa melakukannya karena permintaan dari ibuku. Ibuku terlalu sabar. Sempat aku melontarkan kata yang aku sendiri tak sadar aku telah melontarkan kata-kata itu.

Jumat, 25 Januari 2013

Posted in

Positive Think and Think Again


 "Jangan takut akan hari esok yang akan datang. Semua akan baik baik saja ketika berfikir positif. Semua tergantung apa yang kita yakini. Jangan membuat hal yang seharusnya mudah menjadi sulit."


"Kamu lebih banyak berfikir di banding dengan 'mencoba'. Kamu berfikir akan resiko kegagalan yang akan di terima. Sehingga kamu tak menyadari bahwa kmu lebih banyak berfikir di banding 'MENCOBA' " 

Selasa, 08 Januari 2013

Posted in ,

Senyuman Natasya


Kedua mataku langsung tertuju pada satu tujuan di taman yang sering aku datangi, tapi aku baru pertama kalinya melihat seorang wanita yang sedang duduk di kursi taman itu. Wajahnya terlihat sangat polos dan manis membuat aku ingin mendekatinya. Butuh berfikir beberapa kali untuk aku mendatanginya karena aku merasa tak percaya diri. Setelah bebrapa menit aku mempertimbangkan hal ini akhirnya aku putuskan untuk mendatanginya, tak perduli apa yang akan terjadi setelah ini.

Aku memulainya dengan duduk disampingnya tapi itu sama sekali tak memberikan respon kepadaku. Okey mungkin kali ini aku harus menyapanya terlebih dahulu agar aku mendapatkan repon darinya.

“Hai?,” Aku menyapanya terlebih dahulu. Namun ternyata dugaanku benar. Bahkan ini melebihi dugaanku sebelumnya. Rasa tak percaya diriku mulai muncul dan semakin bertambah. Setelah wanita itu mendengar suaraku, ia terlonjat kaget.

“Siapa disana!”

Senin, 17 Desember 2012

Posted in , ,

Penjara Yang Tak Nampak Bagiku (Kenangan)

Tiap detik, tiap menit, tiap jam, tiap hari, tiap minggu, tiap bulan bahkan tiap tahun kenangan itu akan semakin menumpuk dan menumpuk. Ingin rasanya aku mengubur kenangan buruk dan aku hanya akan mengingat kenangan yang indah. Tapi suara hatiku berkata lain. KENAGAN BUKAN UNTUK DI LUPAKAN melainkan UNTUK DIKENANG.

Begitu juga dengan kenanganku bersamamu. Sekeras apapun aku mencoba melupakanmu, kengan itu selalu menghantui disetiap langkaku. Aku selalu ingat bagaimana caramu memanggilku, bagaimana caramu peduli padaku, bagaimana caramu membuat aku menangis dan tertawa. Kamu begitu banyak memberikan pelajaran yang berhaga dalam hidupku yang sepi ini. Kamu yang telah membuat hari-hari dan hidupku menjadi lebih berwarna.

Jumat, 14 Desember 2012

Posted in , , ,

Sebatas Mimpi #1

Sudah lama nggak keluar rumah. Seklian nyari ispirasi desain rumah ah. Sepertinya asik nih di bawah terangnya sang rembulan dan sang bintang aku mencari ispirasiku. Kira- kira kemana ? Ke danau dekat taman bermainku dulu, sepertinya ide yang tidak terlalu buruk.

Setelah aku memutuskan ke arah mana aku akan melaju, akhirnya aku nyalakan mobil di garasi rumahku. Wah, jalannya sudah mulai sepi. Dan tidak banyak orang yang masih berjualan di sekitar sini. Aku menikmati jalan yang aku lewati ini. Semuanya tidak begitu asing bagiku. Seakan aku dan jalan ini sudah menyatu padu. Tempat inilah yang mempertemukan aku dengan dirinya. Saat aku menangis dan lari ke Danau sesudah mendengar kabar bahwa ibuku meninggalkan dunia ini untuk selamnya.

Selasa, 11 Desember 2012

Posted in , ,

Seandainya Aku Bisa Seperti Mereka

Setiap tempat yang aku temui selalu saja membuatku iri. Di samping kananku aku melihat sebuah keluarga yang sangat harmonis. Mereka sedang benemani anak mereka yang masih berusia balita itu. Disamping kiriku aku melihat seorang anak permpuan berusia 14 tahun sedang ditemani oleh ibunya berbelanja. Saling meminta saran dan memberi saran. Dan di depanku aku melihat adik kakak sedang asik memilih pakaian yang mereka inginkan dan lagi-lagi ditemani oleh ibunya. Canda tawa mereka sungguh membuatku iri.

Ingin rasanya aku yang membuat sekenario hidupku ini. Dimana aku dan keluargaku yang menjadi peran utamanya. Walau akan ada saja yang menjadi pemeran antagonis, selalu banyak orang yang mendukung kami. Ingin rasanya aku bunuh satu persatu orang-orang yang tak ingin melihat kami bahagia.

Senin, 10 Desember 2012

Posted in , ,

IBU


Ibu adalah sosok seorang wanita istimewa yang patut dibanggakan oleh setiap anak. Ibu dengan segala kreativitas serta kemampuannya mampu membantuh sebuah keluarga menjadi sebuah model sesuai dengan apa yang mereka inginkan.

Mereka lantunkan sebuah harapan melalui do'anya untuk kita
Senyuman yang iya perlihatkan pada kita adalah semyuman tulus darinya
Jangan sampai air mata yang beliau keluarkan, adalah tangisan kekecewaannya pada kita
Buatlah mereka mengasis akan kesuksesan yang kita persembahkan untuknya


Sabtu, 24 November 2012

Posted in , ,

Kamu berbeda :)

Tahun ini Keysa baru memasuki bangku SMP. "Keysa, ini ada salam dari Adit".Suara teriakan itu muncul dari sebelah ruang laboraturiun yang akan Keysa masuki. Keysa mencari sosok seseorang yang bernama Adit itu. Tapi sayangnya Keysa tak mendapatkannya. Sepertinya mereka hanya segerembolang kakak kelas ysng senang mengoda adik kelasnya. Akhirnya dengan wajah dingin Keysa memasuki ruang labnya.
Bel sekolah berbunyi, semua sibuk berebutan untuk turun dari lantai dua ke lantai dasar. Sesampainya dirumah tiba-tiba hp Keysa berbunyi, Keysa pun membuka pesan dari nomor yang tak dikenalnya. Keysa membuka satu persatu pesannya itu. Ternyata semua isi pesan itu intinya sama, walau dari nomor dan mungkin dari orang yang berbeda. Mereka mengutarakan perasaannya pada Keysa.

Kamis, 22 November 2012

Posted in , ,

Sosok Itu Perlahan Hilang

Aku selalu menggantungkan hidupku padamu. Semua cerita ini aku kumpulkan dan aku hanya bisa menceritakannya ini padamu. Karena hanya kamu yang bisa buat aku nyaman sehingga, aku merasa nyaman padamu. Hingga aku tak sadar akan bagaimna kisahmu. Aku memang tak pernah bertanya hal pribadimu. karena sadar aku bukan siapa-siapamu. Aku bukan orang yang lebih dari sekedar teman untukmu.

Penyesalan itu kini telah muncul di kehidupanku ini.Aku menyesal mengapa tak sejak awal aku menanyakan hal ini. Hubungan apa yang sedang kita jalani sekarng ini. Bodohnya aku meski kau telah permainkan aku, aku tetap bisa memaafkanmu dan percaya semua omongan yang terus saja kau ucapkan padaku. Walau pada akhirnya yang kau katakan ini hanyalah pura-pura.

Kamis, 15 November 2012

Posted in ,

Cerita Cinta #1

Apakah kamu tau, dulu kita menjadi sepasang bintang, yang membuat iri sang bulan yang bersinar sendirian, kesepian. Kebersamaan kita dulu sempat membuat planet lain iri pada kita.Sempatkah kamu menghitung planet lain yang iri pada kita? Apakah kamu tau apa yang membuat mereka iri pada kita?

Alasannya :
1. Aku dan kamu bersinar menerangi bumi dimalam hari bersama. Yang tak semua pelanet lain bisa lakukan. Mungkin hanya kita saja yang bisa begitu.
2. Kita datang menerangi bumi bersamaan. Ketika malam datang, kita muncul menerangi bumi di waktu yang sama.
3. Kita meninggalkan bumi bersama. Saat malam telah terlewati.
4. Kedatangngan kita membuat bumi bercahaya dimalam hari. Suasana yang ROMANTIS bukan?

Jumat, 26 Oktober 2012

Posted in , ,

You Beside Me

Semakin hari fisikku semakain memlemah. Tak ada yang bisa aku lakukan selain diam. Sampai suatu ketika, saat aku tersadar aku berada di UKS. Dan Ira sahabatku yang berada di sampingku.

"Kamu kenapa sih? Please jujur sama aku. Kita ini sahabatan udah lama.", tanya Ira padaku
"Aku baik-baik aja kok."
"Jujur deh. Kamu tuh gak sekali aja kaya gini."
"Aku cuma kecapaian kok Ir..."
"Kamu selau aja bilang kaya gitu."
Aku hanya bisa membalas pertanyaan Ira sahabatku dengan sebuah senyuman
"Oh yah. Bukannya tadi aku di kelas yah? Kok bisa ada di UKS." tanyaku dengan penasaran
"Iya kan tadi kamu pingsan."
"Oh iya makasih yah, kamu dah bawa aku kesini."
"Yah bilang makasihnya jagan ke aku dong ra."
"Lalu siapa kalau bukan kamu yang bawa aku ke sini?"

Selasa, 23 Oktober 2012

Posted in ,

Tak Jodoh?


Pertama saat aku membuka akun facebookku. Postingan kamu menjadi trending topic di facebook berandaku. Kamu tahu apa yang aku lihat? Ya, aku melihat statusmu berubah. Yang dulunya lajang kali ini kau sudah ada yang memiliki. Entah apa yang seharusnya aku katakana padamu. Rasanya aku tak berhak untuk melarangmu berhubungan denganya atau dengan orang lain. Atau haruskah aku mengucapkan selamat padamu? Jika aku memberi ucapan selamat padamu, aku rasa aku telah membohongi perasaanku.

Aku hanya bisa terdiam dan membisu. Sepertinya kau sangat bahagia dengannya di banding saat dengaku. Rasa yang tak karuan padaku pun muncul. Ingin aku berteriak, menangis dan marah saat aku menyadari bahwa kamu telah ada yang memiliki. Aku sadar aku hanyalah seberkas kenangan yang sempat hadir dalam kehidupanmu.

Selasa, 16 Oktober 2012

Posted in ,

Cinta itu Buta?

Akhir-akhir ini aku melihat sosok yang berbeda darinya. Dia bukanlah orang yang aku kenal lagi. Dia pun telah menjauh dari ku. Entah salah apa aku padanya hingga aku merasa dia sengaja menjauhiku. Sifat dan sikapnya 180' berubah. Rasanya aku tak pernah mengenalnnya.

Kudapati dia sedang bermain asik di depan kampus sedang asik bercanda dengan teman temnanya. Kali ini rasa simpatiku padanya sedikit berkurang. Dia yang dulu aku kenal adalah sosok seorang pria yang bertanggung jawab, pandai menjaga sikap, dan sangat menghargai seorang wanita. Sifatnya yang tak mudah akrab dengan orang, terutama wanita. Tapi apa yang dia lakukan saat ini. Dia dia sedang bermain asik dengan teman wanitanya. Aku tak tau wanita itu kekasihnya atau hannya temannya saja. Aku sudah cukup lama mengenalnya. Tapi aku baru tau, kalu Rio temanku mempunya teman dekat wanita selain aku. Hingga dosen-dosen di kampusku pun tau akan hal  itu. Dia semapat bilang hanya aku teman dekatnya. Tapi sepertinya gaya hidupnya yang aku lihat sekarang sudah berubah.

Senin, 08 Oktober 2012

Posted in , ,

Berharap Tapi Tak Banyak Berharap

Langkah demi langkah tlah ku lalui. Tapi tujuan itu tak pernah ku gamapi. Jauh sekali untuk aku mendapatkan mimpiku yang amat tinggi. Melebihi tingginyanya bukit. Semua proses tlah ku lalui. Tetapi tetap saja tujuan itu belum juga dapat aku gapai. Ingin rasanya aku meloncatinya, agar aku cepat sampai ke tujuanku itu. Memang semua ini akan lebih berkesan indah saat kita menjalani prosesnya. Butuh usaha dan perjuangan yang  cukup besar untuk memcapainya.

Aku yakin suatu saat nanti ada saatnya aku dapat mengapai impianku. Tahun demi tahun aku lewati dengan penuh kesabaran. Aku akui bahawa aku termasuk orang yang suka mudah mengeluh. Tapi sayang tak ada satu orangpun yang ada di sampingku. Akhirnya aku harus menggapai

Minggu, 07 Oktober 2012

Posted in , ,

Aku dan Dia Tak Ditakhirkan Hingga Akhir

Cuaca kali ini sangat mendukung. Udara pagi yang sangat menyejukan. Aku dan keluarganya sudah sangat dekat. Sudah 8 tahun lamanya kita saling mengelal. Dan 1 tahun  sebelumnya kami mengadakn pertunangan. Banyak rintangan yang harus kita lalui bersama. Ada saja orang yang tak suka akan kebahagian kami. Tapi kami yakin, bahwa kami bisa menjalani semuanya.

Aku sempat mengeluh padanya. Karena aku merasa malu padanya, aku adalah seorang wanita yang punya banyak kekurangan. Sedankan dia seorang yang patut di acungi jempol. Walaupun begitu dia tetam memperjuangkan cintaku dengannya. Di saat aku goyah dia selalu memberikan semangat untuku, agar aku dapat menjalaninya.


Bagiku tak ada yang bisa menggantikannya. Hanya dia yang aku butuhkan selan kedua orang  tuaku dan keluargaku. Tak tak banyak mengenal orang. Dan aku tak butuh itu. Yang aku butuh hanyalah orang yang benar benar perduli dan tulus untuk berada di sampingku. Dulu aku sempat memiliki seorang sahabat. Aku selalu menanyakan kabarnya dan keluarganya. Tapi kelihatannya dia terganggu akan hal itu. Hingga pernikahannya pun dia tak memberitahuku.

Jumat, 05 Oktober 2012

Posted in , ,

Pantaskah Aku menjadi seorang Kakak?

Aku meliahat Nia adikku sedang termenung di depan jendela kamarnya. Aku tau dia sedang memiliki masalah. Di balik sifatnya yang ceria aku yakin bahwa dia membutuhkan sesorang untuk bersandar. Untuk mengadu keluh kesahnya. Ingin memiliki seseorang yang bisa mendengar keluhannya. Berharap bahwa seseorang itu dapat memberikan saran, setidaknya membuatnya lebih baik. Aku tau itu, karena akupun merasakan hal yang sama. Mungkin aku baru menyadari semua ini.

Kamis, 04 Oktober 2012

Posted in , ,

Everything I do

Wow apakah ini bertanda bahwa kita jodoh? Itu adalah yang paling gue harap. Hari ini hari pertama gue ospek kampus. Dan ternyata gue satu kampus lagi sama dia. Sayangnya kita gak sejurusan. Dia jurusan arsitektur sedangkan gue ngambil juruan sastra inggris.Waktu lagi istirahat gue ke kantin bareng temen. Dan loe tau apa yang gue liat?? Yah gue liat dia. Tapi sayangnya dia di kelilingi kakak kelas cowok yang sibuk godain dia.Yah walau dia nggak ngerspon kakak-kakak yang genit godain dia. "Eh itu Nasya anak angkatan baru sekarang yah? Yah kayanya gue kalah sain tuh sama si Tio", ucap kakak kelas yang tepat berada di belakang gue.

Kamis, 27 September 2012

Posted in , ,

Relationship??

"Hubungan kita ini sebenarnya apa?" Selalu saja pertanyaan itu yang dia keluarkan padaku. Walau aku sudah menjelaskan padanya. Tapi ia tak prnah mengerti akan hal itu. Bukan aku tak suka padanya, bukan karena aku ragu padanya. Tapi ini karena aku memang ingin menguji keseitiaannya padaku.
Sudah beberapa kali aku mengatakan "Walau hubungan kita ini tak jelas bagi orang lain, tapi bagiku ini sangatlah jelas. Untuk saat ini cukup hanya kamu dan aku yang mengerti tentang hubungan kita ini. Tak usah hal semacam ini di publikasikan. Biarlah mereka yang mengetahui tentang hubungan kita ini sendiri. Bukan aku masih ingin mencari seseorang yang lebih darimu. Aku hanya ingin orang tau bahwa hubungan kita ini tak perlu dipublikasikan. Akan ku publikasikan saat undangan pernikahanku bersamamu sudah siap"